Sabtu, 23 Maret 2013

TATA IBADAH SEDER PESAKH




I. HADLAKAT HA NEROT (Penyalaan Lilin)

Menyalakan lilin dengan disertai pengucapan birkat sbb:

Baruk Attah YHWH Eloheinu Melekh ha Olam, asher kidshanu be mitsotaw u be dam Yahshua ha MashiahAdonenu we tsiwanu le hadliq ner shel yom tov 

(Diberkatilah Engkau YHWH Tuhan kami, Raja Alam Semesta yang telah menyucikan kami melalui perintah-perintah-Nya dan melalui darah Yahshua Sang Mesias Junjungan Agung kami serta yang memerintahkan kami untuk menyalakan lilin hari raya

 II.        PUJIAN PEMBUKA IBADAH 

YAHWEH HADIR DI BAIT SUCINYA

Yahweh hadir di Bait Suci-Nya
Yahweh ada di Tahta-Nya
Kami bawa korban pujian
Bagi Yahshua buat kasih-Nya

Kurasakan kehadiran-Nya
Kudengar suara berseru
Anak Domba yang dikorbankan
Layak thuk trima pujian

Refr:

Nyanyi Halelu-Yah, Halelu-Yah, Halelu-Yah (2x)

SHALOM ALAIKEM

Shalom aleikem
(damai besertamu)

Malekhei ha shareit malekhei El yon
(hai malaikat pelayan, penyampai pesan Yang Maha Tinggi)

Mimelekh malekhei ha mlakim ha kadosh baruk Hu
(Raja segala raja, kudus dan diberkatilah Dia)

Refr:

Boakem leshalom
(datanglah dalam damai sejahtera)

Malekhei ha shalom malekhei Elyon
(malaikat damai, penyampai pesan Yang Maha Tinggi)

Mimelek malekhei ha mlakim ha kadosh baruk Hu
(Raja segala raja, kudus dan diberkatilah Dia)

Barku ni leshalom
(berkatilah hamba dengan damai sejahtera)

Malekhei ha shalom malekhei Elyon
(malaikat damai, penyampai pesan Yang Maha Tinggi)

Mimelekh malekhei ha mlakim ha kadosh baruk Hu
(Raja segala raja, kudus dan diberkatilah Dia)

Minggu, 17 Maret 2013

TATA IBADAH SABAT KOMUNAL




I.     NYANYIAN PEMBUKAAN IBADAH
Menyanyikan lagu “Kadosh” (Jemaat Berdiri)

Kadosh, Kadosh, Kadosh (2x)
Adonai Elohim Tsevaot (2x)

Asyer hayah wehowe weyavo (2x)

Kudus, Kudus, Kudus (2x)
YHWH Tuhan Smesta Alam (2x)

Yang telah Ada, Yang Ada dan kan datang (2x)

II.   SHLOSA KADOSH/TRISAGION

Pemimpin Ibadah dan Jemaat:

Kudus, kudus, kuduslah YHWH Tuhan, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang.

III. VOTUM

Pemimpin Ibadah:
Marilah kita kuduskan ibadah pada hari ini dengan pengakuan demikian:

עזרי מעם יהוה עשׂה שׁמים וארץ

Ezri me’im YHWH ‘osye shamayim waarets
Pertolonganku adalah dari YHWH yang menjadikan langit dan bumi (Mazmur 121:1)

חסד לכם ושלום מאת האלהים אבינו ואדנינו ישוע המשיח

Khesed weshalom yitten lakem Elohim Avinu we Yahshua ha Mashiakh Adonenu
Kasih Karunia dan damai sejahtera dari Tuhan, Bapa kita dan dari Junjungan Agung Yahshua Sang Mesias menyertai kamu (Efesus 1:2)

Jemaat:
5   6  \   5   6  \   5   4  \ 3  .
A…min, a… min, a… min

TATA IBADAH EREV SHABAT





Dilaksanakan bersama keluarga pada Jumat Petang Jam 18.00 atau Jam 19.00, dengan atau tanpa anggur dan roti shabat. Jika Anda belum berkeluarga atau sedang dalam kondisi yang tidak memungkinkan melaksanakan Erev Shabat secara sempurna, dapat menggantikannya dengan mengucapkan Birkat ha Shabat (Baruk Atta YHWH Eloheinu Hu Melek ha’olam asyer natan yom ha Shabat leqadhso/ Diberkatilah YHWH Tuhan kami Raja Alam Semesta yang telah memberikan kepada kami hari Shabat untuk dikuduskan) saat Tefilah Maariv usai mengucapkan Doa Bapa Kami. Dapat dilaksanakan dalam keluarga atau jemaat.


PUJIAN PEMBUKA IBADAH EREV SHABAT


Shalom aleikem
(damai besertamu)

Malekhei ha shareit malekhei El yon
(hai malaikat pelayan, penyampai pesan Yang Maha Tinggi)

Mimelekh malekhei ha mlakim ha kadosh baruk Hu
(Raja segala raja, kudus dan diberkatilah Dia)

Refr:

Boakem leshalom
(datanglah dalam damai sejahtera)

Malekhei ha shalom malekhei Elyon
(malaikat damai, penyampai pesan Yang Maha Tinggi)

Mimelek malekhei ha mlakim ha kadosh baruk Hu
(Raja segala raja, kudus dan diberkatilah Dia)

Barku ni leshalom
(berkatilah hamba dengan damai sejahtera)

Malekhei ha shalom malekhei Elyon
(malaikat damai, penyampai pesan Yang Maha Tinggi)

Mimelekh malekhei ha mlakim ha kadosh baruk Hu
(Raja segala raja, kudus dan diberkatilah Dia)

Minggu, 30 Desember 2012

TATA IBADAH HARIAN MALAM (MAARIV)



http://teguhhindarto.blogspot.com/2011/02/tefilah.html


Persiapan : Membasuh tangan (Netilat Yadaim)

“Baruk Attah Yahweh Eloheinu Hu Melek ha Olam, asyer qidshanu bemitsotaw we tsiwanu netilat al yadanu. Anoki natan et yadi le Mashiakh Hu Tiqwah ha Gadol, we qakh na yadi lesharto, Amen”

Diberkatilah Engkau Yahweh, Tuhan kami, Raja Semesta Alam, yang telah menguduskan kami dengan perintah-perintah-Nya dan yang memerintahkan untuk membasuh tangan kami. Saya menyerahkan tangan saya pada Mesias, Pengharapan Yang Mulia dan pakailah tanganku hanya untuk melayani-Nya saja, Amin”



Berdiri dengan kedua tangan disamping paha sambil mengucapkan :

Pengakuan Kebesaran Elohim

“YAHWEH, ATTA HU ELI, ELOHEY HA ELOHIM, ADONEY HA ADONIM, ELOHIM HA EKHAD WE RUAKH HU”

“Ya, Yahweh, Engkaulah Tuhanku, Tuhan diatas segala Tuhan, Tuan diatas segala Tuan, Tuhan yang Esa dan Roh ada-Nya”


Pengakuan Iman (Shema)

SHEMA YISHRAEL  YAHWEH ELOHEINU, YAHWEH EKHAD. WE AHAVTA ET YAHWEH ELOHEIKA BEKOL LEVAVEKA UBEKOL NAFSHEKA UBEKOL MEODEKA(Devarim 6:4-5)

(Dengarlah Yishrael : Yahweh Tuhan kita Yahweh itu Esa. Kasihilah Yahweh Tuhanmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu, Ul 6:4-5)


Membungkukan badan sambil mengucapkan :

“QADOSH, QADOSH, QADOSH, YAHWEH TSEVAOT, MELO KOL HA ARETS KEVODO”

“Kudus, kudus, kuduslah Yahweh Tuhan Semesta Alam. Seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya” (Yes 6:3)



Berlutut dengan kaki kiri terlebih dahulu lalu kaki kanan,  sambil mengucapkan :


“BOU NISHTTAKHAWEH WENIKRA’A WE NIVREKA LIFNEY YAHWEH OSHENU” (Tehilim 95:6)

“Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan Yahweh yang menjadikan kita” (Mzm 95:6)



Bertelut sambil mengucapkan :

SAAT TEFILAH MA’ARIV
MAZMUR PETANG/MALAM (Mazmur 4:1-9)

“BEQARI ‘ANENI ELOHEY TSIDQI. BATSAR HIRKHAVTA KHANNENU USHEMA TTEFILATI”

“Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Tuhan, yang membenarkan aku. Di dalam kesesakan Engkau memberi kelegaan kepadaku. Kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku”

“BENEY ISH, AD ME KEVODI LIKLIMMA TTEHAVUN RIQ, TEVAQSHU KAZAV, SELA?

“Hai orang-orang[iv] berapa lama lagi kemuliaanku dinodai, berapa lama lagi kamu mencintai yang sia-sia dan mencari kebohongan?”

“UD’U KI HIFLA YAHWEH KHASID, LO YAHWEH YISHMA BEQARI ELAIW”

“Ketahuilah bahwa Yahweh telah memilih bagi-Nya seorang yang dikasihi-Nya; Yahweh mendengarkan, apabila aku berseru kepada-Nya”

“RIGZU WE AL TTEKHETAU, IMRU BILVAVEKEM ‘AL MISHKAVKEM WEDOMU, SELA”

  “Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa; berkata-katalah dalam hatimu ditempat tidurmu, tetapi tetaplah diam. Sela”

“ZIVKHU ZIVKHEY TSEDEQ UVITKHU EL YAHWEH”

“Persembahkanlah korban yang benar dan percayalah kepada Yahweh”

“RABIM OMRIM MI YARENU TOV, NESA ALYNU OR PANEKA YAHWEH”

“Banyak orang berkata : Siapa yang akan memperlihatkan yang baik kepada kita? Biarlah cahaya wajah-Mu menyinari kami, ya Yahweh”

“NATATTA SHIMKHA WE LIVI ET DDEGANAM WE TIROSHMA RABBU”

“Engkau telah memberikan sukacita kepadaku, lebih banyak daripada mereka, ketika mereka kelimpahan gandum dan anggur”

“BE SHALOM YAKHDAW ESHKKEBA WE ISHAN, KI ATTA YAHWEH LE VADAD LA VETAKH TTOSHIVENI”

“Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya Yahweh, yang membiarkankan aku diam dengan aman”

TATA IBADAH HARIAN SIANG (MINKHAH)



http://teguhhindarto.blogspot.com/2011/02/tefilah.html


Persiapan : Membasuh tangan (Netilat Yadaim)

“Baruk Attah Yahweh Eloheinu Hu Melek ha Olam, asyer qidshanu bemitsotaw we tsiwanu netilat al yadanu. Anoki natan et yadi le Mashiakh Hu Tiqwah ha Gadol, we qakh na yadi lesharto, Amen”

Diberkatilah Engkau Yahweh, Tuhan kami, Raja Semesta Alam, yang telah menguduskan kami dengan perintah-perintah-Nya dan yang memerintahkan untuk membasuh tangan kami. Saya menyerahkan tangan saya pada Mesias, Pengharapan Yang Mulia dan pakailah tanganku hanya untuk melayani-Nya saja, Amin”

Berdiri dengan kedua tangan disamping paha sambil mengucapkan :

Pengakuan Kebesaran Elohim

“YAHWEH, ATTA HU ELI, ELOHEY HA ELOHIM, ADONEY HA ADONIM, ELOHIM HA EKHAD WE RUAKH HU”

“Ya, Yahweh, Engkaulah Tuhanku, Tuhan diatas segala Tuhan, Tuan diatas segala Tuan, Tuhan yang Esa dan Roh ada-Nya”

Pengakuan Iman (Shema)

SHEMA YISHRAEL, YAHWEH ELOHEINU, YAHWEH EKHAD. WE AHAVTA ET YAHWEH ELOHEIKA BEKOL LEVAVEKA UBEKOL NAFSHEKA UBEKOL MEODEKA(Devarim 6:4-5)

(Dengarlah Yishrael : Yahweh Tuhan kita Yahweh itu Esa. Kasihilah Yahweh Tuhanmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu, Ul 6:4-5)

Membungkukan badan sambil mengucapkan :

“QADOSH, QADOSH, QADOSH, YAHWEH TSEVAOT, MELO KOL HA ARETS KEVODO”

“Kudus, kudus, kuduslah Yahweh Tuhan Semesta Alam. Seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya” (Yes 6:3)

Berlutut dengan kaki kiri terlebih dahulu lalu kaki kanan,  sambil mengucapkan :

“BOU NISHTTAKHAWEH WENIKRA’A WE NIVREKA LIFNEY YAHWEH OSHENU” (Tehilim 95:6)

“Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan Yahweh yang menjadikan kita” (Mzm 95:6)

Bertelut sambil mengucapkan :

SAAT TEFILAH MINKHAH
MAZMUR SIANG (Mazmur 15:1-5)

“YAHWEH, MI YAGUR BEAHOLEKA? MI YISHKON BE HAR QADSHEKA?”

“Yahweh, siapakah yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh berkemah di gunung-Mu yang kudus?”

“HOLEK TTAMIM UFOEL TSEDEQ WEDOVER EMET BILEVAVO”

“Dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya”

  “LO RAGAL ‘AL LE SHONO”

“Yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya”

“LO ASYA LE RE’EHU RA’A, WE KHERPA LO NASYA”

Yang tidak berbuat jahat terhadap sesamanya dan yang tidak menimpakkan cela kepada tetangganya

“NIVZEH BE’EINAIW NIMAS, WEET YIREY YAHWEH”

“Yang memandang jijik dengan matanya terhadap orang yang memiliki hati yang kotor[1] namun menghormati orang yang takut akan Yahweh”

“YEKAVED NISHBA’A LE HARA WELO YAMIR”

“Yang berpegang pada sumpah walaupun merugi. Yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba”

 “KKASPO LO NATAN BE NESHEK, WE SHOKAD AL NAQIY, LO LAQAKH OSYE ELLE, LO YIMMOT LE OLAM”

“Dan yang tidak menerima suap melawan orang tidak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya”

TATA IBADAH HARIAN PAGI (TEFILAH SAKHARIT)





Persiapan : Membasuh tangan (Netilat Yadaim)

“Baruk Attah Yahweh Eloheinu Hu Melek ha Olam, asyer qidshanu bemitsotaw we tsiwanu netilat al yadanu. Anoki natan et yadi le Mashiakh Hu Tiqwah ha Gadol, we qakh na yadi lesharto, Amen”

Diberkatilah[i] Engkau Yahweh, Tuhan kami, Raja Semesta Alam, yang telah menguduskan kami dengan perintah-perintah-Nya dan yang memerintahkan untuk membasuh tangan kami. Saya menyerahkan tangan saya pada Mesias, Pengharapan Yang Mulia dan pakailah tanganku hanya untuk melayani-Nya saja, Amin”


Berdiri dengan kedua tangan disamping paha sambil mengucapkan :

Pengakuan Kebesaran Elohim

“YAHWEH, ATTA HU ELI, ELOHEY HA ELOHIM, ADONEY HA ADONIM, ELOHIM HA EKHAD WE RUAKH HU”

“Ya, Yahweh, Engkaulah Tuhanku, Tuhan diatas segala Tuhan, Tuan diatas segala Tuan, Tuhan yang Esa dan Roh ada-Nya”

Pengakuan Iman (Shema)

SHEMA YISHRAEL (ii), YAHWEH ELOHEINU, YAHWEH EKHAD. WE AHAVTA ET YAHWEH ELOHEIKA BEKOL LEVAVEKA UBEKOL NAFSHEKA UBEKOL MEODEKA(Devarim 6:4-5)

(Dengarlah Yishrael : Yahweh Tuhan kita Yahweh itu Esa. Kasihilah Yahweh Tuhanmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu, Ul 6:4-5)


Membungkukan badan sambil mengucapkan :

“QADOSH, QADOSH, QADOSH, YAHWEH TSEVAOT, MELO KOL HA ARETS KEVODO”

“Kudus, kudus, kuduslah Yahweh Tuhan Semesta Alam. Seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya” (Yes 6:3)


Berlutut dengan kaki kiri terlebih dahulu lalu kaki kanan,  sambil mengucapkan :

“BOU NISHTTAKHAWEH WENIKRA’A WE NIVREKA LIFNEY YAHWEH OSHENU” (Tehilim 95:6)

“Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan Yahweh yang menjadikan kita” (Mzm 95:6)


Bertelut sambil mengucapkan :

SAAT TEFILAH SHAKHARIT
MAZMUR PAGI (Mazmur 5:1-13)[1]

“AMARAY HAAZINA YAHWEH HAQESHIYVA LEQOL SHAW’IY MALKKI WE ELOHAY, KI ELEYKA ETPALLEL” 

“Berilah telinga kepada perkataanku ya Yahweh, perhatikanlah keluh kesahku, perhatikanlah teriakku minta tolong, ya Rajaku dan Elohimku sebab kepadamulah aku berdoa”

“YAHWEH, BOQER TTISHMA QOLI, BOQER E’ERAK LEKA WA ATSPE”

“Yahweh, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagimu dan aku menunggu-nunggu”

  “KI LO EL KHAFETS RESHA, ATTA LO YENUREKA. LO YITYATSBU HOLELIM LENEGID. EYNEKA SHANETA KOL POALE AWEN. TTEAVED DDOVREY KAZAV DDAMIN UMIRMA YETA’EV YAHWEH”

“Sebab Engkau bukanlah Tuhan yang berkenan kepada kefasikan; orang jahat takkan menumpang pada-Mu; Engkau membenci semua orang yang melakukan kejahatan. Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong, Yahweh jijik melihat penumpah darah dan penipu”

“WA ANI BEROV KHASDEKA, AVO VEYTEKA ESHTTAKHAWE EL HEIKAL QADSHEKA BE YIRATEKA”

“Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk kedalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau

“YAHWEH NEKHENI WE TSIDQATEKA, LEMA’AN SHURAY (HOSHAR) [HAYSHAR] LEFANAY DDARKEKA. KI EIN BEFIYHU NEKONA, QIRBAN HAUYOT, QEVER PATUAKH GERONAM, LESHONAM YAKHALIQUN”

“Yahweh, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu, karena seteruku; ratakanlah jalanmu di depanku. Sebab perkataan mereka tidak ada yang jujur, batin mereka penuh kebusukan, kerongkongan mereka seperti kubur terganga, lidah mereka merayu-rayu”

“HAASHIMEM ELOHIM YIPLU MIMMO’ATSOTEYHEM, BEROV PISH’EYHEM HADDIYKHEMO, KI MARU VEKA”

  “Biarlah mereka menanggung kesalahan mereka Ya Tuhan, biarlah mereka jatuh karena rancangannya sendiri; buanglah mereka karena banyaknya pelanggaran mereka, sebab mereka memberontak terhadap Engkau”[iii]

“WAYISHMEKHU KOL KHOSEY VAK LE’OLAM, YERAGENU WETASEK ALEYMO, WEYA’ALETSU VEK OHAVEY SHEMEKA. KKI ATTA TTEVAREK TSADIQ YAHWEH, KKATSINNA RATSON TTA’TERENU”

“Tetapi semua orang yang berlindung pada-Mu akan bersukacita, mereka akan bersorak-sorai selama-lamanya, karena engkau menaungi mereka; dan karena Engkau akan bersukaria orang-orang yang mengasihi nama-Mu. Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar ya Yahweh, Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai”


Doa untuk Yerusalem (Mazm 122:6-9)[v]

“SHAALU SHELOM YERUSHALAYIM, YISHLAU OHAVAYIK”

“Biarlah orang-orang yang mencintai Yerusalem mendapat sentosa”

“YEHI SHALOM BEKHELEKA SHALWA BEARMENOTAYIK”

“Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembok Yerusalem  dan sentosa didalam puri-puri Yerusalem”

“LEMA’AN AKHAY WERE’AY ADABRA NNA SHALOM VAK”

“Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku, aku hendak mengucapkan ; Biarlah kesejahteraan ada di dalam Yerusalem”

“LEMA’AN BET YAHWEH ELOHEYNU, AVAQSHA TOV LAK”

“Oleh karena rumah Yahweh Tuhan kami, aku hendak mencari kebaikkan bagi Yerusalem”

PILAR IBADAH KRISTIANI



Kata  “beribadah” dalam bahasa Ibrani dipergunakan kata Avodah. Kata Avodahmuncul dalam Kitab Torah, Neviim, Kethuvim (TaNaKh atau Kekristenan lazim menyebutnya dengan Perjanjian Lama) sebanyak 145 kali. Dalam bahasa Yunani dipergunakan kata Latreuo.

Lembaga Alkitab Indonesia menerjemahkan kata Avodah dan Latreuo dengan “melayani”, “budak”, “mengerjakan”, “beribadah”. Contoh:

“…tetapi supaya mezbah itu menjadi saksi antara kami dan kamu, dan antara keturunan kita kemudian, bahwa kami tetap beribadah (avodat) kepadaYHWH di hadapan-Nya dengan korban bakaran, korban sembelihan dan korban keselamatan kami. Jadi tidaklah mungkin anak-anak kamu di kemudian hari berkata kepada anak-anak kami: Kamu tidak mempunyai bagian pada YHWH” (Yos 22:27).

 “Mereka harus mengerjakan tugas-tugas bagi Akharon dan bagi segenap umatIsrael di depan Kemah Pertemuan dan dengan demikian melakukan pekerjaan (avodat) jabatannya pada Kemah Suci” (Bil 3:7).

“Beribadahlah (ivdu) kepada YHWH dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!” (Mzm 100:2).

Ibadah Kristiani pada awalnya berakar pada Yudaisme. Yesus Sang Mesias adalah seorang Yahudi (Ibr 7:14) dan beribadah secara Yahudi. Demikian pula murid-murid Yesus dan para rasulnya meneruskan tata cara ibadah Yudaisme tersebut. Pilar ibadah Kristiani yang berakar pada Yudaisme meliputi sbb:

1.       Ibadah Harian tiga kali sehari (Tefilah Sakharit, Minkhah, Maariv – Kis 3:1; 10:3) 

2.       Ibadah Pekanan (Sabat – Kis 13:14,27,42,44) 

3.       Ibadah Bulanan (Rosh kodesh – Kol 2:16-17) 

4.       Ibadah Tahunan atau Tujuh Hari Raya (Sheva Moedim – Kis 20:16, 1 Kor 16:8).


Para ahli liturgi Kristen pun mengakui bahwa beberapa tradisi liturgis dalam gereja Katholik, Orthodox dan Protestan, sebenarnya berakar dari Yudaisme. Pdt. Theo Witkamp, Th.D., menjelaskan dalam artikelnya sbb:

“Gereja Kristen dimulai sebagai suatu sekte Yahudi. Oleh karena itu, kalau kita ingin tahu tentang asal-usul dan latar belakang ibadah Kristen awal, kita terutama harus memandang kebiasaan-kebiasaan liturgis dan musikal dari agama Yahudi pada Abad Pertama Masehi”1

Demikian pula diakui oleh Nelly Van Doorn-Harder, MA., sbb:

“Bila Liturgi Protestan dilihat sebagaimana yang ada sekarang, sulit dibayangkan bahwa akar dari semua kehidupan liturgis Kristen, dapat ditemukan dalam Liturgi Yahudi. Karena memang Yesus adalah seorang Yahudi. Ia selalu mengutip dan menggunakan cerita-cerita, tema-tema dan simbol-simbol dari Perjanjian Lama. Perayaan-perayaan perjamuan kudus dan rumusan doa sehari-hari gereja purba diambil dari cara Yudaisme…Proses melupakan warisan keyahudian ini, berawal dari pengajaran mengenai amanat Kristen di luar tanah asalnya sendiri, tanah Palestina, yakni ketika pesan Kristen ini dikontekstualisasikan dengan cara menyerap budaya-budaya dan ide-ide lokal seperti ide-ide filsafat Yunani”.2